oleh

Peduli, Camat Pitumpanua Kunjungi Korban Kebakaran

BERITAWAJO.ID – Guna meringankan beban masyarakatnya, Camat Pitumpanua HJ Nisrinah melakukan kunjungan di rumah korban kebakaran di desa Alelebbae, Jumat 16 Oktober 2020.

Kunjungan Camat Pitumpanua Hj Nisrinah di rumah warganya itu merupakan kunjungan yang kesekian kalinya. Kunjungan pertamanya saat peristiwa kebakaran Kamis 8 Oktober lalu, kunjungan kedua saat mendampingi Bupati Wajo H Amran Mahmud saat menyalurkan bantuan kemanusian. Dan, kunjugan ketiganya didampingi Sekretaris Kecamatan Pitumpanua Arriyanti Marzuki dengan tim penggerak PKK Kecamatan Pitumpanua.

Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan semisal, beras, mie instan, telur, minyak goreng, air mineral, serta makanan-makanan ringan merupakan bantuan yang dikumpulkan tim penggerak PKK Kecamatan Pitumpanua.

Saat penyaluran bantuan, Kepala desa Alelebae Syamsuddin turut mendampingi warganya dan menerima Camat Pitumpanua bersama robongan di lokasi rumah terbakar itu.

Kondisi saat ini dilokasi rumah yang terbakar menyisahkan puing-puing kayu, sen, balok. Bahan bangunan yang masih dianggap layak untuk digunakan dikumpulkan pemilik rumah.

Selain bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako), pihak pemerintah Kecamatatn Pitumpanua memberian bantuan berupa uang. Jumlah uang yang diserahkan tidak seberapa namun, setidaknya dapat meringankan beban Indo Upe dengan Sumiati korban kebakaran tersebut.

Camat Pitumpanua Hj Nisrinah saat mendatangi rumah warganya, senang tiasa memberikan semangat dan motivasi agar tetap tabah dan sabar dalam menjalani kondisinya saat ini.

“Tetap tabah dan sabar karena sesungguhnya musibah itu adalah cobaan, dan bagi yang sabar akan mendapatkan hikmanya” terangnya.

Saat bersamaan, Camat Pitumpanua Hj Nisrinah menyerahkan dokumen penting kepada korban kebakaran berupa, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dicetak ulang Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Disdukcapil) Kabupaten Wajo.

“Kami serahkan dokumen kependudukan, KTP dan KK, karena saat kebakaran KTP dan KK korban ikut terbakar, dan mengenai Ijazah anak korban kami meminta Kepala desa membuatkan semacam surat keterangan untuk dilayangkan ke pihak Sekolah” terang Hj Nisrinah.

Penulis : Ruslandi

Editor   : Edi Prekendes

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed