PHI Soroti Kinerja BUMD Wajo PT. Energi Jaya

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten menerima aspirasi dari Pelita Hukum Independen , terkait satu tahun pasca Direksi dan Komisaris BUMD PT. Energi Jaya Kabupaten Wajo, dilantik dan dipertanyakan sudah sejauh mana program kerjanya.

Aspirasi diterima oleh Ketua Komisi II, Ir.H.Sudirman Meru, di ruang rapat mini anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Wajo. Kamis, (04/02/2021) pukul.10.00 Wita.

Setelah membuka acara, ketua Komisi II atau penerima aspirasi mempersilahkan pihak PHI menyampaikan aspirasinya, yang langsung disampaikan oleh Ketua PHI Kabupaten Wajo,
mempertanyakan kalau sudah sejauh mana program kepengurusan dan kinerjanya pasca 1 Tahun dilantik.

Ketua PHI Kabupaten Wajo, Sudirman, SH, MH, di Kabupaten Wajo, ada Badan Usaha milik Daerah, yaitu PT.Energi Jaya, berharap sudah bisa berkontribusi untuk daerah di Tahun ke 11 ini sejak berdiri di Tahun 2010.

“Dipergantian direktur yang sudah tiga kali ini, kita berharap sudah bisa berkontribusi untuk daerah Kabupaten Wajo, jadi rekomendasi kami dari PHI ke PT.Energi Jaya, agar menyelesaikan peseteruan dua perusahaan yang ingin menjadi rekanan diselesaikan secara tertulis antara PT Langeng dan PT. Humpuss. Terkait usaha apa yang dirintis mohon dipercepat, karena pada tahun 2022 kalau belum lengkap progres kerjanya maka kita kembali ke nol,” ucapnya

Direktur PT. Energi Jaya Kabupaten Wajo, Lukman Hamid kepada media saat diwawancarai, bahwa satu Minggu setelah dilantik sudah bertemu dengan SKK Migas, mempertanyakan status alokasi gas yang diberikan negara ke Pemerintah Kabupaten Wajo, tuturnya

“Alhamdulillah , status gas rumah tangga masih menjadi milik Pemerintah Kabupaten Wajo, karena Pemerintah tidak bisa berbisnis maka diserahkan ke PT. Energi Jaya, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) . Dan beberapa peluang usaha telah dilakukan dan minta doanya semua agar tujuan BUMD bisa tercapai salah satunya bisa berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, dan mudahan bulan Maret ini keinginan itu bisa terwujud apakah dalam bentuk MOU atau perjanjian kerjasama dan nanti hari ulang tahun Wajo kita umumkan,”kata Lukman Hamid

Menjawab pertanyaan wartawan sejauh mana penghasilan yang didapatkan PT. Enrgi Jaya dalam satu tahun ini?. Lukman Hamid menjawab kalau PT. Energi Jaya sampai saat ini belum punya usaha, jadi karena belum punya usaha jadi belum punya penghasilan, baru merintis, jawabnya

“Insyah Allah, setelah ada MOU dengan rekanan kerja, baru bisa menghasilkan, karena bisnis gas sangat menggiurkan,”tambahnya

Ketua Komisi I, Ir. H.Sudirman Meru, mengatakan kalau menerima aspirasi selama 3 jam dan penuh dengan dinamika dan Alhamdulillah dapat selesai dengan baik, dan inti dari penyampaian aspirasi, pihak PHI ingin melihat bagaimana progres kerja terjadi selama ini, sudah sejauh mana dan apa kendala yang dihadapi.

“Dari diskusi kami tadi, direktur PT. Energi Jaya, telah menjawab secara lugas dan transparan sehingga PHI secara lugas memberikan pendapat apa yang menjadi permasalahan dan apa yang menjadi rekomendasi bisa diambil untuk membantu pihak BUMD dapat berjalan dengan baik. Kami penerima aspirasi sangat mengapresiasi pertemuan ini karena berjalan dengan baik, dan selama itu untuk kemaslamatan umat tentu kami DPRD akan membantu program-program BUMD itu berdasarkan kapasitas kami,”tutupnya (Adv. Humas DPRD Wajo)

Edi : Prekendes

Related Posts