Puluhan Rumah di Desa Pallimae Diterjang Angin Puting Beliung

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

BERITAWAJO.ID, SABBANGPARU – Sebanyak 40 rumah warga di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan diterjang angin puting beliung, Sabtu, 10 April 2021 sekitar pukul 17.30 Wita.

Berdasarkan data sementara yang diterima, dari 40 rumah yang terkena dampak angin puting beliung, 1 diantaranya mengalami rusak berat hingga roboh.

Selain itu, 9 rumah mengalami rusak sedang dan 30 rusak ringan. Rata-rata rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Bupati Wanjo Dr. H. Amran Mahmud, S. Sos, M. Si bergegas mengunjungi tempat kejadian tersebut. Amran Mahmud yang tiba di Pallimae pada Sabtu, 10 April 2021 sekitar pukul 20.30 Wita.

Bupati Wajo yang turut didampimgi oleh rombongan Dinas terkait, disambut warga yang menjadi korban angin puting beliung dengan suasana haru.

“Kami turut prihatin dengan musibah ini. Semoga warga kita yang tertimpa musibah diberi kesabaran menghadapi cobaan,” ujarnya seraya menyerahkan bantuan pada para korban.

Amran pun berharap, bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah tersebut bisa membantu meringankan beban korban.

“Saya minta kepada Pak Camat dan Pak Desa agar bisa terus memantau dan melaporkan perkembangan dari musibah ini” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Pallimae, Masse, mengaku sangat berterima kasih atas reaksi cepat Bupati Wajo membantu warga mereka yang terdampak puting beliung.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian bapak Bupati Wajo yang telah datang mengunjungi dan membantu warga kami yang terdampak angin puting beliung. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bisa membantu para korban,” pungkasnya.

Sebelumnya angin puting beliung juga sempat menerjan Wilayah Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo pada Jum’at, 2 April 2021 sekitar pukul 03.30 Wita.

Akibatnya satu rumah warga di Perumnas Atakkae, Blok B, No 33/34 milik M Mappiasse Tenri Giling, mengalami rusak berat pada bagian atapnya.(Red.Adv)

Editor : Edi Prekendes

Print Friendly, PDF & Email

Related Posts