56 Tahun HIPERMAWA : Peran dan Kontribusi di Kampung Halaman

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

BERITAWAJO.ID, – Di era sekarang ini peran serta dari semua elemen haruslah dimaksimalkan sebaik mungkin, terkhususnya bagi para mahasiswa dan pemuda yang harusnya sebagai peran utama untuk mengolah dan membangun daerah sesuai dengan sumber daya alam dan manusia yang dimiliki, hal ini tercantum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi Pengabdian Kepada Masyarakat”  namun hari ini kesadaran akan hal tersebut semakin hari semakin hilang dibenak mahasiswa era sekarang yang mungkin dipengaruhi oleh lingkungan yang memaksa kita untuk melupakan tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa, semisal transformasi pola pikir yang belum tersentuh secara maksimal, terkhususnya bagi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kedaerahan, salah satu contohnya yaitu Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (HIPERMAWA)

Seperti yang kita ketahui HIPERMAWA, Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo merupakan wadah bagi pelajar dan mahasiswa Kabupaten Wajo untuk berproses demi meningkatkan kualitas diri untuk masa yang akan datang. HIPERMAWA yang berbasis kedaerahan di Kabupaten Wajo yang hingga saat ini masih terus berusaha untuk menunjukkan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Wajo , seperti pandangan seorang Wakil Ketua umum HIPERMAWA Komisariat Majauleng.

“perjalanan kelembagaan HIPERMAWA sampai saat ini sudah sangat panjang, HIPERMAWA telah melahirkan Kader-kader yang berkualitas untuk tampil di berbagai bidang, baik itu di bidang pemerintahan maupun di tengah masyarakat pada umumnya”

Apa yang dikatakan tadi bahwasanya transformasi pola pikir merupakan hal yang sangat penting bagi kita sebagai kaum intelektual yang hidup di era digitalisasi sekarang ini yang seakan akan dipaksa untuk bergelut dengan berbagai system digital yang begitu sulit. “Fenomena seperti ini tentu sangat penting untuk kita pikirkan dan persiapkan secara cermat oleh berbagai elemen organisasi terkhususnya di Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo, untuk menunjang dan mengoptimalkan partisipasi dan pembangunan daerah dengan tetap berlandas dengan Nilai-nilai kearifan lokal yang kita miliki, sehingga daerah kita Kabupaten Wajo memiliki daya saing yang tinggi dengan daerah lainnya”

Menghadapi tantangan yang besar dimasa yang akan datang, HIPERMAWA haruslah berfokus pada system kaderisasi yang Betul-betul mengarahkan kadernya untuk melatih, mengembangkan wawasan dan mempertahankan Nilai-nilai kearifan lokal dalam menyesuaikan dengan perkembangan zaman sekarang ini.

“Tugas besar bagi organisasi kedaerahan seperti Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (HIPERMAWA) untuk bagaimana terus memberikan ruang kepada kadernya untuk berekplorasi menimba ilmu dengan tujuan kembali ke kampung halaman untuk tampil memberikan sumbangsi dan kontribusi di Tengah-tengah masyarakat Kabupaten Wajo sebagai wujud pengabdian kita terhadap sesama”

“Jadi di usia 56 tahun ini saya mengajak kepada seluruh kader HIPERMAWA yang notabenenya sebagai Mahasiswa/Mahasiswi yang dihimpun dalam sebuah wadah, untuk membuka cakrawala berpikirnya dan membangun kesadarannya, bahwa dikampung halaman kita adalah duta rakyat dalam hal memfasilitasi proses transformasi budaya dan tekhnologi untuk membangun tanah kelahiran kita Kabupaten Wajo”

Penulis : Andi Nasrullah

Editor   : Edi Prekendes

Print Friendly, PDF & Email

Related Posts