Jalanan Dalam Kota Sengkang Rusak Parah, Bupati Wajo Sibuk Pencitraan Tiap Hari

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

BERITAWAJO.ID, SENGKANG – Hampir sebagian besar jalan-jalan utama di wilayah Kota Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, banyak yang rusak dan berlubang. Belum ada tanda-tanda jalan akan diperbaiki atau ditambal, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati untuk menghindari terjadi kecelakaan.

Pemantauan media ini di beberapa ruas jalan di wilayah Kota Sengkang, memang terlihat banyak yang dalam kondisi rusak dan berlubang. Bahkan berlubang (menganga) dan bergelombang tersebar di banyak titik.

Kerusakan di beberapa titik yang terlihat di Jalan Lembu, Jalan Bau Baharuddin, seputaran Ruang Terbuka Hijau (RTH), tepatnya di Jalan A.Mori, Jalan Andi Macca, Jalan Andi Paggaru, belum lagi di seputaran jalan di Pasar Sentral, dan juga sepanjang Jalan Veteran dan Jalan Pahlawan, dan masih banyak titik jalan lainnya yang berlubang.
Baca Juga : Jalan Wajo Rusak “Parah” Dipenuhi Kubangan Kerbau
Warga mengeluhkan kerusakan jalan sudah berlangsung lama, namun tidak ada perbaikan sama sekali. “Sepertinya dibiarkan jalan rusak berlubang, soalnya sudah lama seperti ini, “kata Wiwin (34 tahun), warga Pattirosompe, Kamis, (21/07/2022).

Kerusakan jalan juga dikeluhkan warga lainnya. Menurut Nurul Huda, warga Tempe, Bupati Wajo sudah jalan tiga tahun ini memimpin, namun belum kelihatan sigapnya memperbaiki jalan rusak di Kota Sengkang, Malahan sibuk tiap hari kegiatan pencitraan dia lupa Janji janji manis Pammase saat Pilkada.

Berjalan tiga tahun (Bupati Wajo) ini belum juga ada perbaikan jalan apalagi mengaspal jalan. Jalan berlubang menganga dibiarkan saja, menunggu ada korban kecelakaan,” tutur Nurul yang mengaku sebagai pegawai swasta.

Baca Juga : Warga Resah Jalanan Berlubang Berharap Ganti Bupati Wajo 2024

Warga berharap agar Bupati Wajo, bisa segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Kota Sengkang. “Kalau dikerja jangan hanya di tambal sulam saja karena pihak terkait yang menangani perbaikan kualitasnya di ragukan. Ditambal satu sampai dua bulan rusak lagi, “bebernya.

Penulis : AA

Editor   : Edi Prekendes

Print Friendly, PDF & Email

Related Posts