Modus dan Motif Dugaan Pemerasan Oknum LSM di Wajo Resahkan Kepala Desa

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter

IBERITAWAJO.ID, TANASITOLO – Oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dengan modus melakukan fungsi sosial kontrol namun ujung-ujungnya meminta ‘fulus’ kepada korbannya, masih kerap terjadi.

Bukan kali ini saja terjadi ada upaya pemerasan yang mengintai kepala desa di Kabupaten Wajo. Dengan pola memantau sejumlah proyek di desa, lalu mengurai adanya indikasi mark up terhadap pembangunan tersebut, kemudian mengeluarkan ancaman jika masalah tersebut akan diteruskan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Keprihatinan itu disampaikan oleh Kepala Desa Palippu Abdul Rafiq M. Menurutnya, khusus di Kecamatan Tanasitolo saja, ada lima kepala desa yang sudah dipanggil di Polres Wajo untuk memberikan klarifikasi adanya oknum LSM yang diduga melakukan upaya pemerasan kepala desa.

“Jadi tentu masalah ini kami sampaikan ke lembaga kami yaitu Apdesi. Tentu banyak keluhan-keluhan yang lain karena ada beberapa kepala desa yang dilapor. Kalau di Tanasitolo saja ada lima kepala desa yang sudah disurati dan dipanggil ke Polres Wajo,” ungkap Abdul Rafiq.Menurut Abdul Rafiq, pembangunan di desa berawal dari musyawarah masyarakat dan BPD bersama tokoh tokoh masyarakat yang ada. Bukan itu saja, Inspektorat Kabupaten akan turun mengaudit, dan kalau ada kekurangan kita akan perbaiki. Tapi ini sudah ada laporan terkait mark up anggaran yang tidak jelas.

“Laporannya, sejak tahun 2017-2018-2019 kami dilaporkan melakukan mark up. Padahal kita sudah melakukan pembangunan sesuai RAB yang ada,” ujar Abdul Rafiq.

Menurut Abdul Rafiq, pihaknya sudah dua kali ke Polres Wajo untuk memberikan klarifikasi bersama sekretaris dan bendahara desa.

“Merujuk di surat LSM itu yang hanya menggunakan foto prasasti, lalu hitung-hitungan bahan material, semen, pasir dan kerikil menurut kami tidak fair jika atas foto itu kami dituduh melakukan mark up. Ada kompenen lain yang tidak dihitung misalnya air, dan para pekerja dengan tunjangan pelaksanaan,” imbuh Abdul Rofiq.

Baca Juga : LBH Rexlasering Indonesia Mendesak Kapolres Wajo Usut Tuntas Dugaan Pemerasan Oknum LSM Peras Kepala Desa


Sekadar diketahui, sebelumnya puluhan Kepala Desa di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan mendatangi Polres Wajo,  Jumat, 10 November 2023 lalu, untuk memberikan Kesaksian terkait dugaan Pemerasan  terhadap sejumlah Kepala Desa yang dilakukan oleh Sejumlah Oknum LSM yang bertugas di Kabupaten Wajo. Terlihat Pengaduan Nomor : 07/DPC – APDESI/X/2023 tertanggal, 30 Oktober 2023.(red)

Editor : Edi Prekendes

Related Posts